Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Miiko

Guys,, buku bacaan terakhir yg gue baca itu judulnya antologi rasa. Ceritanya seru. Seru bangeeet. Gue sampe gak bisa berehenti ngebacanya. Tapi dengan baca buku ini, gue ngerasa, dunia orang dewasa itu , sedikit mengerikan bagiku. Sampai akhirnya, gue datang ke toko buku untuk membeli buku yang ringan. yang bisa mengembalikan sedikit saja masa kecilku. Aku ambil komik, "asal-asalan". Asal gambarnya lucu aja.. Miiko

Aku ambil yg ke 1 dan ke dua. Mulai baca agak males-malesan. Tapi semakin lama, gue semakin ketawa2 sendiri kayak kalau lagi nonton ovj. ternyata,, Cerita anak kelas 5 SD itu lucuuu bangeet, kocaak, hahaaaa,, apalagii, kalau udah ngomongin Tappei. Miiko dan Tappei itu pasangan yang unik  selain nodame dan chiaki di komik yg berjudul nodame cantabile. Serius, baru aja aku beli yang ke 3,4,5 dan 6. Hahahahaa,, Ketergantungan,, gak peduli kalau itu bacaan anak kecil. Yang penting bisa bikin aku ketawa.. FYI, ini bacaan temen gue waktu SD -___-".

Aku suka bange…

Sahabat Kecil

Sahabatku, kita memang teman sejak kelas 1 SD yang pada akhirnya dipertemukan kembali. Tapi tanpa kita sadari, kita baru saling mengenal satu sama lain. Mungkin kita belum terlalu terbuka. Walau kita enak dalam hal bicara. Saling terhubung satu sama lain. Aku mencoba membuka diri. Kau pun begitu. Aku hanya ingin merasa dekat denganmu, sahabat masa kecilku. Bahkan aku tidak pernah bermimpi diberi kesempatan kedua untuk mengenalmu lagi. Menurutku ini kisah yang sangat manis. Kisah yang sangat mengharukan. Kata Ibuku, kau yang mengajariku naik sepeda. Ya, dengan sepedamu tentunya. Kata Ibuku, Ibumu suka menyuapi ku makan sambil bermain ayunan bersamamu. Bahkan, kita dulu juga tertular kutu bersama. Sahabatku, saat aku mendatangi rumahmu kemarin, kau mencoba untuk membuka lagi file-file masa lalu yang hampir usang. Walau keadaanya tak sama lagi. Aku sangat-sangat bersyukur dapat bertemu denganmu lagi.

Sahabatku, ada satu rahasia yang baru aku temukan di tanggal 29 Agustus 2012. Dan aku in…

Kota Itu

Ya Tuhan,, saat itu, 29 Agustus 2012. Tanpa alasan, aku datang ke kota itu. Tanpa tujuan tanpa alasan. Ada sesuatu yang menarikku untuk datang ke kota itu. Harus. Dan hari itu pun aku pergi kesana. Masih tanpa tujuan. Sejak hari itu aku merasa telah mengambil keputusan yang paling tepat untuk datang ke kota itu. Tanpa sengaja aku mengenalnya. Hingga saat aku harus kembali ke kotaku, aku merasa harus berpisah selamanya dengannya. Tapi ternyata takdir saat itu berkata lain. Ternyata aku masih bisa mengetahui kabarnya, bahkan aku mengetahuinya sedang berada di mana dia tiap menit tiap detik. Ya Tuhan, aku takut jika aku tidak bisa mengetahui dia sedang berada dimana. Aku takut jika aku tidak lagi tahu kabarnya. Dan celakanya aku tidak bisa berbuat apa-apa. Ya Tuhan, aku ingin bertemu dengannya.

dari selat solo hingga kedai surabi

Resto Solo Sampai juga di sini! Cita-cita ku makan selat solo terkabul. Dulu waktu ke Solo malah gak jadi makan. Akhirnya makan selat solo malah di Bogor. ternyata ada juga di Bogor. 

Selat Solo Nyam.. Nyam.. Nyam.. Anti pesen minumnya es Kunyit Asam Sirih, kalau aku minumnya es blewah. Selesai makan-makan dan minum-minum, saatnya narsis-narsis, ahahaha.. masalahnya, tempatnya itu nyamaaaan bangeet. dan jawa bangeet, kayak rumah nenekku di Bantul loooh. ehhee.. daaaan,, yang terpenting adalah, selama makan, kita ditemani satu album nya didi kempot.. mantaaaab...
Interior di Resto Solo yang Jawaaa bangeet. 
Anti narsis, perlu diperhatikan, itu di sebelah kiri anti, ada yang pake baju "kotak-kotak" hehe
Anti Narsis Lagi
Aku ikutan narsis
Narsis Lagi
Ada hiasan becaknya loooh, hehee
Setelah dari situ, kita sempet ke Gramedia dulu beli beberapa buku. setelah itu kita Sholat di Mesjid Raya Bogor.. Upss,, Tidak hanya sholat, tapi pake acara ketiduran dulu, bangun-bangun udah Ashar. Sekal…

Gray

Saat aku jatuh lebih dalam dari pijakan kakiku, terperosok lebih dalam dari pada jurang, kucoba menutup mata rapat-rapat. Membendung berkubik-kubik air mata. Membiarkannya membeku di dalam hati. Mendinginkan hati yang terbakar hampir tanpa sisa. 
Saat aku menutup mata rapat-rapat, membendung beribu rasa kecewa. Menahan lisanku untuk mengutuki hidup ini. 
Saat aku menutup mata, aku mencoba untuk berdiri. Kembali. Mulai dari awal.
Hingga saat aku membuka mata, ada harapan muncul saat mendapati ragamu ada di depanku. Menyelamatkan hati yang tersisa. Membesarkannya kembali.
Hingga saat aku mendapati ragamu di depanku saat itu, yang aku pikirkan adalah,
"aku takut kau membuatku jatuh lebih dalam lagi dari pada jurang."

connect the dot

terkadang saya pernah berfikir, perpisahan adalah akhir dari segalanya. Alhamdulillah umur saya sudah 22 tahun dan saya masih bisa menghirup udara segar. pernahkah anda menyangka akan bertemu kembali dengan orang-orang yang menemanimu bermain saat umurmu 6 tahun? saya tidak pernah membayangkannya. bahkan mungkin saya lupa. empat tahun lalu, saat saya pulang ke kampung halaman, sepupu saya tiba-tiba menyodorkan selembar kertas dengan nomor acak. mksdnya itu nomor hp, tapi bukan nomor cantik, jadi acak-acakan deh, hehe.
saya: ini nomornya siapa?
sepupu: udah sms aja.
saya: ahh enggak mau, masak aku sms tapi gak tau sms siapa.
sepupu: ini tetanggamu dulu waktu tk.
saya: haa? siapaaa?
sepupu: udah sms ajaaaaa.
saya: dasar anehh.
akhirnya saya memutuskan untuk mengirim sms ke nomor itu. dengan bunyi sms yg aneh, seperti ini smsnya:
Assalamu'alaikum, kamu siapa?
dan iya saja, sms saya tidak dibalas. akhirnya saya kirim sms kedua:
aku fika. kamu siapa? kata sepupuku kamu tetanggaku di jo…

Jingga

Kehidupan ini sungguh lucu dan aneh. Pertanyaannya bisa jadi seperti ini, mengapa bunga berwarna jingga? bahkan banyak yang berwarna merah. mengapa? pertanyaan lainnya, mengapa bunga begitu indah? dan seterusnya dan seterusnya.  Itulah kehidupan. Sulit dipahami, tapi selalu terjadi.

gråte

Menangisi sesuatu yang tak semestinya.
Jujur aku tak mengerti apa.
Diantara sedih dan bahagia, mungkin kau ada diantaranya. Tapi bisa juga yang lainnya.
Diantara tawa dan air mata, mungkin kau ada diantaranya. Tapi bisa juga yang lainnya.
Aku sakit tanpa kau sakiti.
Aku bahagia tanpa kau buat bahagia.
Aku tersenyum tanpa senyumanmu.
Aku merasa nyaman tanpa kau buat nyaman.
Tanpa sadar aku melakukannya sendiri.
Bahagia, sedih, tangis, sayang, semuanya..
Aku lakukan sendiri. Tanpa kau harus berbuat apa-apa.
Itu semua hanya karena kau ada.
Aku bersemangat tanpa kau beri semangat.
Aku mati tanpa kau beri racun.
Aku lakukan sendiri.
Itulah mengapa aku sangat sayang padamu, bahkan jika memang harus tanpa sayangmu.
Published with Blogger-droid v2.0.9