hmm,, jujur, aku suka sebel sama supir angkot kota bogor. nge-tem lama banget. suka telat cuma gara-gara angkot ngetem (hehe,, ). mungkin itu karena aku hanya mandang dari satu sisi saja. sisi kepentinganku pribadi. yaah, mungkin mereka enggak terlalu mikirin keterlambatanku, setidaknya mereka mikirin keluarganya supaya bisa makan besok. hhmm,, ternyata suatu hal yang menyebalkan bisa jadi indah kalau kita lihat sisi lainnya. mungkin aku juga memang kurang cepat buat berangkat. nah, mereka juga manusia. waktu itu aku naik angkot menuju rumah. tapi angkotnya nge-tem lama banget.., mulai deh sebel,, hehee. setelah itu ada bapak-bapak tua, kurus, kulitnya hitam legam terbakar matahari, jalannya juga udah gemetaran naik ke angkot itu. bapak-bapak (atau sudah kakek sepertinya) naik di depan. si supir pun membuka pintu pada kakek itu. lalu angkot melaju pelan BANGET,, hehe.. kemudian di persimpangan kakek2 itu turun dan ingin membayar ongkosnya. tapi,, di situ "kekesalan angkot nge-temk...
Komentar
Posting Komentar
hey hey.... mari ramaikan duniakuu