Langsung ke konten utama

KADO SILANG HAHAHA

ini cerita lama sih, seharusnya dikenang dengan baik. bukannya dikenang dengan 'konyol'.
perpisahan kelas waktu di tingkat 1 menuju tingkat 2 di perkuliahan yang sangat menyenangkan sehingga gw pun selalu tersenyum bahagia sibuatnya.
ada tradisi kado silang. entah darimana datangnya, tapi yang jelas maksudnya supaya bisa saling MENGENANG SATU SAMA LAIN kalau pernah satu kelas. hehe..

sebut saja mawar, temen gw nitip beliin kado silangnya ke gw. katanya terserah gw apa aja boleh. batas kadonya gak boleh lebih dari 10000. gw juga agak bingung mau beliin apa. buat gw aja gw bingung mau beli apa buat kado silang.

berfikir-berfikir....
kaos kaki???? hmmm kayaknya enggak deh,,
sikat gigi??? hah?? helloooo..
kotak pensil dari kaleng, kalo yang anak-anak SD lari-larian tempat pensilnya yg di dalam tas pun ikutan bernyanyi.. NO.NO.NO.
pulpen, buku, pensil, penghapus?? sekalian aja seperangkat alat sekolah.. (tapi pasti lebih dari 10000)
akhirnya gw beli sisir aja deh. SAYA BELI DUAA!! buat kado dari ku dan juga dari temenku mawar yang nitip tadi. gw membayangkan kalau gw dapet nih sisir, dan temen gw juga dapet nih sisir. kembaraaan deh.. lumayan sisir lucu gambar winnie the pooh sama micky mouse.

On The Spot:
kado di bungkus pake kertas koran. gw kasih tau mawar kalao gw beliin sisir. dan mawar tetap gak peduli. hhmm setelah itu ada temen gw sebut saja surya, dia belum beli kado. eh ada ibu2 jualan pop mie. akhirnya gw suruh dia beli pop mie buat kado silangnya (ini sebenernya ide konyol yang bagi gw cuma bercanda. tapi surya melakukannya). gw bantuin deh si surya bungkus kadonya. gw nyaranin dia buat masukin batu biar agak berat. ditambahin rumput-rumput biar agak ada efek dramatisnya. baru deh di bungkus. dan dalam hati gw,"semoga jangan gw yang dapet kado gila ini!!!!"

gw menghampiri mawar yang sedang mengobrol bareng sebut saja melati dan awan. ternyata mereka bertiga sedang membicarakan pengalaman kado silang. melati bilang kalo ada kado silang, dia selalu dapat sisir. entah mengapa. aku dan mawar pun saling berpandangan dengan senyum gila membabibuta. dan awan hanya polos saja dengerin omongan cewek2 rempong kayak kita bertiga.

tibalah pembagian kado silang.
kita dikasih nomer. gw lupa dapet nomer berapa. agak terakhiran seingat gw. dipanggil nomer 1, 2, dan seterusnya. hingga tibalah si melati menjerit, "SISIR LAGIIIIIIIII!!"
gw sama mawar tertawa bebas lepas kutinggalkan semua beban dihatiku, melayangku melayang jauhhh....
"kira-kira itu sisir yang dari gw apa dari lu ya?" tanya gw ke mawar.
"mana gw tau, bodo amat. yang penting bukan gw yang dapet sisir!" jawab mawar agak lega. mengetahui sisir yang satu lagi belum keluar.

teruss,, tibalah saatku. feelingku buruk. dan ternyata emang buru. aku dapat kado dari surya. kado yang aku bungkus, dan aku masukin batu sebagai pemberatnya, dan juga rumput sebagai penambah efek dramatis. POP MIE,,,, katanya buat kenang-kenangan? ini sih langsung gw seduh aja kali yaaa,,, dikenang di dalam perut aja...

mawar agak beruntung. atau beruntung. dia dapet dompet kecil dari batok kelapa yang imut.. NGIRIIII...

awan tetep polos tanpa ekspresi. mawar pun penasaran dan bertanya, "dapet apaan?"
tanpa ekspresi pula awan menunjukkan bungkusan yg belum di buka. dan kami berdua mengenalnya. itu SISIR!!!! waw... hahahaa...

Komentar

  1. Kak, ArtikelSerunya boleh di kopas? Ntar Cantumin sumbernya deh...

    :D

    BalasHapus

Posting Komentar

hey hey.... mari ramaikan duniakuu

Postingan populer dari blog ini

Bukti Praktek Lapang

cerita dari orang ketiga

Aku hanya bisa mengalah. Yak! Mengalah. Mengalah pada diri sendiri. Mengalah pada perasaan sepi. Aku tidak tahu ini salah siapa. Ini juga bukan kemauan dariku. Bukan, bukan kemauanku, bukan juga dirinya, apalagi kemauan perempuan itu. Ya, aku mengalah untuk tidak marah. Aku mengalah untuk tidak mengeluh. Aku mengalah supaya semuanya tetap bertahan seperti ini. Kamu salah! Seharusnya tidak begini. Tinggalkan saja dia! Selalu kalimat itu yang keluar dari bibir teman-temanku. Mereka sama sekali tidak mengerti perasaanku. Tidak mereka, dia, bahkan perempuan itu. Sulit untuk dimengerti bahkan olehku sendiri. Dia, aku sudah lama mengenalnya. Sejak 10 tahun lalu. Awalnya, dia seperti adikku sendiri. Seiring dengan bertambahnya usia, dia semakin dewasa melebihiku. Dan aku semakin jatuh hati padanya. Dia mengetahui semuanya. Dia tahu! Semua berjalan begitu saja. Tanpa ingkar, tanpa janji. Dia bisa saja selalu ada di dekatku. Dan dia juga bisa saja di s...

IT's Me!!! Flashback, Evaluation, and Revolution

i was born in Medan, 4th April 1990. my mom and dad, they're so amazing. i was lucky to have them. i dont really remember my childhood, i only remember that my childhood was so amazing.. my family moved to Yogyakarta when i was 3. i have my young sister when i was 3. she was born in Yogyakarta, 6th December 1993. my mother said that i was so jealous with her.. (hahaha). when i was 5, it's the first time i make a friends (i guess...). i was in kindergarten. TK ABA Al-Anab Yogyakarta. hmm,, this kindergarten still exist until now. i saw it in 2008 (The Last 'Lebaran' in Yogya until Now,, hope i can go back in new years 2011, hahaa). and then,, my family got back to Medan. it was in 1997. i was in 2nd grade. i was school in SD Kartika 1-2 Medan. hmmm,,, after that, my family moved AGAIN to Karawang. i was in 3rd grade in SDN Pinayungan. i only play with my sister auntie called Ayu,, (and she was in 2nd grade when i was in 3rd grade.. ahhahaa) Now she was college ini ITB,...